assalamualaikum fani..
Aku adalah dirimu di masa lalumu. semoga saat kamu membaca surat ini kamu berada dalam keadaan sehat dan baik2 saja. Saat ini aku belum tau kamu sedang berada dengan siapa, semoga kamu sekarang sudah behagia berada dengan keluarga kecilmu dengan orang2 yang kamu harapkan selama ini, aamiin.
fan, tujuanku menulis surat ini hanya untuk mengingatkanmu tentang hari ini, hari saat aku menulis surat ini. Aku mohon, jadilah orang tua yang baik untuk anak2 mu. Sayangi mereka, cintailah dengan tulus tanpa berharap apapun dari mereka. Jagalah mereka, mereka adalah amanah yang Allah SWT berikan untukmu. Ingatlah anak adalah tanggungjawab besarmu yang dititipkan dari Allah, mereka bukan sepenuhnya milikmu namun milik Allah. Tolong kamu harus selalu mengingat bahwa mereka bisa jadi memiliki selera yang jauh berbeda denganmu, dan itu wajar. Tolong jangan jadikan mereka alat pemuas ambisimu sebagai orang tua.
Jadilah orang tua yang mudah diajak kompromi. Jangan sekali-kali kamu pernah menyakiti hati anakmu. Anakmu adalah manusia biasa yang sama sepertimu, maka jagalah perasaan mereka, manusiakanlah mereka. Manusia bukanlah robot yang bisa disetting sesuai dengan kemauanmu sebagai orang tua, tidak bisa kamu paksakan harus sama dengan kamu. Cintailah mereka dengan tulus, please. Jangan pernah singgung hatinya dengan candaan yang menyakitkan, jangan pernah kau ungkit2 pengorbanan yang pernah kamu berikan. Itu akan berbekas pada kehidupan anakmu seumur hidupnya.
Mencintai anakmu adalah amanah Allah, jaga, dan sampaikanlah amanah cinta itu kepada anakmu, dengan sempurna. Supportlah mereka dengan sepenuhnya, dengan setulus hatimu. Kuatlah, dan lebihkanlah kesabaranmu untuk anak2 dan suamimu. Tahanlah segala ego, dan yang paling penting jagalah ucapanmu kepada mereka. Karena sesungguhnya lidah itu lebih menyayat daripada pedang..
Aku tau kamu mampu fan. Semangat. Sampai detik saat aku menulis surat ini, kamu mampu menjaga kesehatan mentalmu, alhamdulillah. Selalu salurkan pada kegiatan positif, apapun keadaan hati kamu. Kita sama2 berdoa ya fan, semoga Allah SWT tak pernah melepaskan kita. Selalu berada dekat denganNya, dan merasakan limpahan kasih sayangNya yang tak terbatas dan tak berujung.
Udah dulu ya fan, aku mau siap2 ke tembalang ada rapat renstra 2020, hihi.
Salam sayang, dari dirimu sendiri.. :*
Komentar
Posting Komentar