2 tahun bersama MM Undip

Assalamuallaikum..
Alhamdulillah setelah 2 tahun berproses akhirnya saya lulus dari tepat menimba ilmu, MM Undip. Selama 2 tahun banyak sekali kesan yang akan selalu saya ingat dari MM Undip. Mulai dari seluruh staff MM, dosen-dosen, serta teman-teman disana. Staff MM selalu ramah memberikan pelayanan dan bantuan dalam hal administratif serta penunjang perkuliahan. Bahkan membantu hingga hal-hal kecil seperti segera mengisi ulang air minum ketika saya haus, dan masih banyak bantuan-bantuan lainnya.  
Undip adalah rumah kedua bagi saya. Karena semua orang disana adalah layaknya keluarga. Kita berproses bersama, kita menjaga bersama. Tak terkecuali dosen-dosen saya. Menurut saya, dosen Undip – khususnya dosen yang pernah mengajar saya - bukan hanya dosen yang mampu berbagi ilmu akademis saja, namun mereka adalah guru dalam kehidupan. Bukan hanya mengajarkan dan berbagi pengalaman mengenai materi perkuliahan (karena sebagian dari mereka adalah praktisi), tapi juga menanamkan pada kami nilai moral dan agama. Karena sejatinya ilmu dan agama adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan.  Selalu saja diselipi dakwah pada setiap perkuliahan, kami menyebutnya siraman rohani :D. Cerdas, tegas, pengetahuan luas, humble, humoris, agamis, dan rendah hati. Sungguh, mereka adalah inspirasi bagi saya.
Setelah staff dan dosen, tentu ada teman-teman hebat yang menemani saat belajar, berorganisasi, dan bermain tentunya, haha. Saya masuk di kelas pagi angkatan 46, officially kelas kami berisi 16 orang. For your info, MM Undip memiliki 3 waktu perkuliahan, kelas pagi (seperti saya), kelas malam, dan kelas weekend (Jumat dan Sabtu). Disinilah saya memiliki teman-teman yang sangat heterogen. Berbeda latar belakang, beda tempat asal, beda pekerjaan, beda pendidikan sebelumnya, dan yang pasti beda umur pula :D :D. That’s make me open mind about many things. Mulai dari pejabat sampai anak cupu fresh graduate seperti saya ini bisa kalian temukan sedang berkuliah di MM Undip. Mulai yang sudah dari fakultas ekonomi, hingga jurusan-jurusan yang jauh dari ilmu social seperti jurusan teknik kimia, desain grafis, sastra, politik, dll. Lain kali secara khusus akan saya bahas mengenai teman-teman yang satu kelas dengan saya.
Staff, dosen, dan mahasiswa, yap MM Undip memiliki warga yang berintegrasi dengan baik. Saya merasakan sendiri kekompakan warganya dalam bekerja sama. Bahkan dalam membuat suatu event, MM Undip beberapa kali melibatkan mahasiswa turut menjadi panitia. Seperti saat mengadakan seminar dan temu alumni. Staff, dosen, dan mahasiswa melebur menjadi satu kepanitiaan. Selain itu, kebetulan saya pernah juga ikut dalam proses akreditasi program studi. Kerja keras sangat terpampang untuk dapat memberikan usaha yang terbaik. Benar saja, Alhamdulillah MM Undip mendapat nilai akreditasi tertinggi se-Indonesia menurut BAN-PT. Meski saya terkena imbasnya karena MM Undip menaikan standard kelulusan. MM Undip manaikan syarat kelulusan nilai TOEFL, serta uji plagiasi yang cukup membuat saya mabok tulisan dan menyita banyak waktu. But overall, it’s just to make us better.

Itulah sedikit catatan kesan saya selama berproses di MM Undip. I am happy be a part of MM Undip. I hope MM Undip always sustainable grow better and better, and always give the best thing for Indonesia. Undip, Jaya!! Jaya, Undip!!
Ini foto dua dosen saya dengan saya saat mengikuti seminar pasar modal syariah untuk mahasiswa MM Undip

Komentar